Pemerintah sudah memberikan sinyal akan kenaikan harga BBM. Seperti dilansir Republika disini , berapa besar kenaikannya masih belum bisa dipastikan. Dan sepertinya pemberitaan seputar kenaikan harga BBM berbarengan dengan “pembuktian” keiritan dari skutik terbaru seperti Nex dan Mio J. Bagi calon konsumen kabar tersebut tentunya bagai angin surga. Skutik yang terkenal boros seolah terpatahkan oleh hadirnya Mio J dan Nex.
Tidak heran perang irit semakin berdarah darah, tiap atpm mencoba menanamkan mindset irit di setiap produknya. Kalau kita beralih ke masalah yang sedikit lebar lagi tentunya rencana kenaikan BBM selaras dengan peralihan karburator ke injeksi. Dan yang paling diuntungkan dalam hal ini adalah Honda dan Yamaha. Kedua raksasa atpm tersebut getol meyakinkan ke konsumen awam bahwa injeksi lebih irit selain lebih ramah lingkungan.
Bahkan Yamaha sudah mencanangkan “kematian” produk karburator tahun ini mengikuti Honda. Sudah pasti nantinya mindset yang terbentuk adalah bahwasannya motor motor baru yang akan keluar akan irit (selain sport). Keuntungan situasi yang didapat oleh atpm berbanding terbalik dengan situasi yang akan dihadapi angkutan umum. Masih seperti dilansir Republika disini , Organda (Organisasi Angkutan Darat) berencana menaikkan tarif angkot sebesar 10%, menyusul rencana kenaikan harga BBM.
Dan sudah bisa ditarik kesimpulan, rencana pemerintah menaikan harga BBM semakin meyakinkan masyarakat untuk membeli motor baru daripada naik angkutan umum. Itu diperparah bahwa angkutan umum masih belum sepenuhnya aman bagi penumpang. Kasus terbaru adalah siswi SMP yang diperkosa oleh supir angkot di Tasikmalaya (metrotvnews) . Melihat pemaparan diatas, harapan kita untuk mendapatakan Transportasi Publik yang Aman, Nyaman dan Terjangkau semakin menjauh.
Memang kenaikan tarif BBM dipengaruhi oleh banyak faktor. Tapi yang menjadi tanda tanya, kenapa setiap kebijakan Pemerintah selalu menguntungkan dan berpihak pada atpm atpm raksasa yang dikuasai warga non pribumi. Nasib ancen dadi wong cilik, senengane diplokoto tok. ( Nasib Memang Jadi rakyat kecil, sukanya dibodohi )
Kasus pemerintah berpihak ke atpm raksasa bisa dilihat di artikel bung Joe disini.
Posted by Wordmobi
yamaha mencanangkan kematian karburator tp msh keluar fino
, mungkin trakhir kali ya
.
nasib nasib…
http://tovavanjava.wordpress.com/2012/02/25/seandainya-suzuki-nex-sudah-injeksi/
nasibmu nasibku nasibe sopo neh ?
pemeriintah semakin keblinger…
kenapa masih selalu berharap pada transportasi massal? apa yang ada sekarang itu sudah bagus bagi siapapun juga yang terlibat……
Yen transportasi massal isih uelik mending nikah massal ae cak,dijamin joss..
semakin tinggal impian..
http://learningfromlives.wordpress.com/2012/02/25/pertolongan-pertama-pada-kecelakaan/
It’s complicated
http://javabiker.wordpress.com/2012/02/26/kakek-bersepeda-yang-malang/
serba miris.. Indonesia bukan seperti ini seharusnya..
Sedih”…..
transportasi aman, nyaman, efisien dan murah bisa diwujudkan kalo pemerintah berani mengambil lankah besar dengan membuat BUMN khusus angkutan umum dan memberangus angkutan umum reot bin rongsok yang sudah ada (angkot, bajaj, dll) kan gak ada pemerkosaan di busway.
http://tafri22.wordpress.com/2012/02/26/ganti-kampas-rem-depan-jupiter-mx-sendiri/
siap2 semuanya bakalan semakin naik, kecuali susu, hehe..
http://gafuri46.wordpress.com/2012/02/25/bad-news-versi-saya/
semakin motoR
http://pertamax7.wordpress.com/2012/02/26/kumpul-bareng-byonic-wonogiri/
transportasi massal yang nyaman memang jauh dari kenyataan. sekarang aja di daerah sumatera utara, angkutan antar kota didominasi oleh bis tiga suku (gak tau istilah nasionalnya).
di bis itu penumpang harus beradu lutut dengan sandaran penumpang di depannya.